Sumpur– Kamis, (11/06) Kepala Madrasah bersama Guru Bimbingan dan Konseling (BK) MAN 4 Tanah Datar mengikuti kegiatan pelaksanaan Program Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang diselenggarakan di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanah Datar. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Agama dalam memperkuat implementasi pendidikan yang berorientasi pada nilai-nilai kasih sayang, toleransi, moderasi beragama, serta pembentukan karakter peserta didik yang berakhlak mulia.
Acara yang berlangsung dengan penuh antusias tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanah Datar, Bapak H. Hendri Pani Dias, beserta jajaran pejabat di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Tanah Datar. Selain itu, kegiatan juga diikuti oleh para kepala madrasah, guru BK, dan tenaga pendidik dari berbagai madrasah yang ada di Kabupaten Tanah Datar.
Dalam sambutannya, Bapak H. Hendri Pani Dias menegaskan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta merupakan salah satu program strategis Kementerian Agama yang bertujuan menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dan kasih sayang dalam seluruh proses pendidikan di madrasah. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik semata, tetapi juga harus mampu membentuk karakter peserta didik agar menjadi generasi yang berakhlak, memiliki empati, serta mampu hidup berdampingan dalam keberagaman.
“Kurikulum Berbasis Cinta hadir sebagai ikhtiar untuk memperkuat pendidikan karakter di madrasah. Melalui program ini, kita ingin membangun lingkungan belajar yang nyaman, aman, inklusif, dan penuh kasih sayang sehingga peserta didik dapat berkembang secara optimal, baik dari sisi intelektual maupun spiritual,” ujar Bapak H. Hendri Pani Dias
Beliau juga mengajak seluruh kepala madrasah dan guru, khususnya guru Bimbingan dan Konseling, untuk menjadi teladan dalam menanamkan nilai-nilai cinta kepada sesama, cinta lingkungan, cinta bangsa, dan cinta kepada Tuhan Yang Maha Esa. Menurutnya, keberhasilan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta sangat bergantung pada komitmen seluruh warga madrasah dalam menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala MAN 4 Tanah Datar Bapak Ardoni Ernanda, M.Ag. menyambut baik pelaksanaan program ini dan menyatakan komitmennya untuk mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta di lingkungan madrasah. Menurutnya, program ini sangat relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan sosial yang dihadapi generasi muda di era digital.
“Melalui kegiatan ini, kami mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai konsep dan strategi penerapan Kurikulum Berbasis Cinta di madrasah. Kami berharap program ini dapat menjadi penguatan dalam membentuk karakter peserta didik yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, sikap toleran, dan akhlak yang baik,” ungkapnya.
Sementara itu, Guru BK MAN 4 Tanah Datar yang turut mengikuti kegiatan tersebut menilai bahwa Kurikulum Berbasis Cinta memiliki peran penting dalam mendukung tugas dan fungsi layanan bimbingan konseling di madrasah. Dengan pendekatan yang menekankan kasih sayang, empati, dan penghargaan terhadap sesama, peserta didik diharapkan mampu mengembangkan potensi diri secara positif serta terhindar dari berbagai perilaku negatif.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan berbagai materi terkait konsep dasar Kurikulum Berbasis Cinta, strategi implementasi di lingkungan madrasah, serta langkah-langkah penguatan budaya madrasah yang ramah anak dan berorientasi pada pembentukan karakter. Para peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman mengenai praktik-praktik baik yang telah diterapkan di satuan pendidikan masing-masing.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh semangat. Para peserta terlihat aktif mengikuti setiap sesi yang disampaikan oleh narasumber. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh madrasah di Kabupaten Tanah Datar dapat mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta secara optimal sehingga mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang harmonis, humanis, dan berkarakter.
Keikutsertaan Kepala Madrasah dan Guru BK MAN 4 Tanah Datar dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen madrasah dalam mendukung program-program Kementerian Agama, khususnya dalam penguatan pendidikan karakter. Dengan semangat Kurikulum Berbasis Cinta, MAN 4 Tanah Datar terus berupaya menghadirkan proses pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pada pembentukan generasi yang berakhlakul karimah, memiliki rasa cinta, kepedulian, dan tanggung jawab terhadap sesama serta lingkungan sekitarnya. Turut hadir dalam kegiatan ini Prof. Ardimen, M.Pd dan TIM BK dari UIN MY Batusangkar dalam Penyusunan Standar Operasional Prosedur ( SOP) Guru BK Madrasah Se-Tanah Datar,serta pembuatan Instrumen Assasment Non Diagnostik bagi Siswa Madrasah.
Melalui pelaksanaan Program Kurikulum Berbasis Cinta ini, diharapkan lahir generasi muda yang mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat, membawa nilai-nilai kedamaian, persaudaraan, dan kasih sayang dalam kehidupan sehari-hari. MAN 4 Tanah Datar siap menjadi bagian dari gerakan bersama untuk mewujudkan madrasah yang semakin maju, bermutu, mendunia, dan tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil ‘alamin. (RP)

