Kepala MAN 4 Tanah Datar Aktif Bertanya dalam Pembinaan Penguatan Implementasi KBC di MAN IC PADANG PARIAMAN

Kepala MAN 4 Tanah Datar Aktif Bertanya dalam Pembinaan Penguatan Implementasi KBC di MAN IC Padang Pariaman 

Sumpur— Minggu, (10/05) Kepala MAN 4 Tanah Datar menunjukkan partisipasi aktif dalam kegiatan Pembinaan Penguatan Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di Madrasah yang dilaksanakan pada Sabtu, 9 Mei 2026, di MAN Insan Cendekia (MANIC) Padang Pariaman. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Kepala Madrasah Negeri se-Sumatera Barat sebagai bagian dari penguatan kebijakan pendidikan madrasah yang humanis, moderat, dan berkarakter.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, H. Mustafa. Dalam arahannya, beliau menegaskan pentingnya implementasi Kurikulum Berbasis Cinta sebagai upaya membangun budaya pendidikan yang tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga penguatan nilai kasih sayang, toleransi, integritas, dan akhlak mulia di lingkungan madrasah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sumbar, KH. Tan Gusli , S.Fhil, MA serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Padang Pariaman bersama jajaran terkait.

Sebagai narasumber utama, Direktur KSKK Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Hj. Nyayu Khodijah, menyampaikan materi tentang arah kebijakan dan strategi implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di madrasah. Beliau menekankan bahwa KBC harus diwujudkan melalui budaya madrasah yang ramah, inklusif, disiplin, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik. Dalam sesi dialog dan tanya jawab, Kepala MAN 4 Tanah Datar Ardoni Ernanda, M.Ag tampil aktif dengan mengajukan pertanyaan terkait strategi kepala madrasah dalam mengimplementasikan KBC secara efektif serta aspek-aspek yang menjadi indikator penilaian keberhasilan implementasinya di madrasah.

Pertanyaan tersebut mendapat apresiasi dari narasumber karena dinilai sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi madrasah saat ini. Dijelaskan bahwa strategi implementasi KBC dapat dimulai melalui keteladanan pimpinan, penguatan budaya positif di madrasah, kolaborasi seluruh warga madrasah, serta integrasi nilai-nilai cinta dalam proses pembelajaran dan pelayanan pendidikan.Sementara itu, aspek penilaian implementasi KBC meliputi budaya layanan madrasah, hubungan harmonis antarwarga madrasah, penguatan karakter peserta didik, lingkungan belajar yang aman dan nyaman, hingga konsistensi program-program penguatan moderasi dan nilai kemanusiaan di lingkungan madrasah.

ditambahkan oleh Direktur, Seluruh Komponen Madrasah, terutama Guru sangat berperan dalam penanaman nilai-nilai KBC, sebagai Model dan Teladan dalam Sikap, Prilaku, Perkataan dan Perbuatan, baik di dalam Kelas maupun di Lingkungan. dan bukti KBC dapat dilaksanakan dalam bentuk Kurikuler, Co Kurikuler dan Ektrakurikuler. Terwujudnya Implementasi KBC dibuktikan dengan Madrasah Ramah Anak, Madrasah Ramah Lingkungan dan Pembiasaan Baik Budaya Madrasah. Tuturnya.

Keaktifan Kepala MAN 4 Tanah Datar dalam forum tersebut menunjukkan komitmen madrasah untuk terus berbenah dan menghadirkan pendidikan yang berkualitas, humanis, dan berdampak bagi peserta didik maupun masyarakat sekitar. (Humas)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *