LDKSM MAN 4 Tanah Datar di Kubu Gadang: Padukan Kepemimpinan dan Wisata Edukasi
Sumpur– Senin, (09/2/26) Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Tanah Datar menggelar kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa Madrasah (LDKSM) dengan konsep yang berbeda tahun ini. Bertempat di Desa Wisata Kubu Gadang, Padang Panjang, kegiatan ini berhasil memadukan penguatan karakter kepemimpinan dengan pelestarian budaya melalui wisata edukasi.
Kegiatan dibuka secara resmi dengan prosesi adat yang sarat makna. Kepala MAN 4 Tanah Datar, Ardoni Ernanda, M.Ag, menerima penghormatan berupa pemasangan Deta (penutup kepala khas Minangkabau) yang dipasangkan langsung oleh tokoh masyarakat terkemuka Kubu Gadang, Angku Datuak Sati. Pemasangan Deta ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol sinergi antara dunia pendidikan dan kearifan lokal, serta bentuk penghormatan terhadap tamu yang datang ke “nagari” tersebut.
Kehadiran rombongan OSIM MAN 4 Tanah Datar disambut hangat oleh Pengelola Desa Wisata Kubu Gadang, Uni Yuliza Zen, M.E. Dalam sambutannya, Uni Yuliza menekankan pentingnya generasi muda memahami akar budaya mereka di tengah arus modernisasi. di bawah arahan Uni Yuliza tim Kubu Gadang langsung memandu para pengurus OSIM dalam rangkaian wisata edukasi yang telah disiapkan.
“Kami ingin para calon pemimpin dari MAN 4 Tanah Datar ini tidak hanya cerdas secara organisasi, tapi juga memiliki karakter yang berpijak pada nilai-nilai tradisi,” ujar Uni Yuliza Zen.
Para peserta LDKSM tampak antusias mengikuti setiap sesi edukasi yang menantang sekaligus menyenangkan. Beberapa kegiatan utama yang diikuti antara lain: Pengenalan Randai: Mempelajari seni teater tradisi yang menggabungkan gerak silat dan musik. Pembuatan Pupuik Tradisi: Praktek langsung membuat alat musik tiup dari batang padi atau daun. Menyusuri Pematang Sawah: Melatih keseimbangan dan kedekatan dengan alam. Alat Musik Tradisional: Mengenal dan mencoba memainkan instrumen musik khas Minang. Serta Permainan Upiah di Air: Sebagai puncak keseruan, siswa berkompetisi dalam permainan tradisional menggunakan upiah (pelepah pinang) di dalam air yang melatih kerjasama tim dan ketangkasan.
Melalui perpaduan kepemimpinan dan wisata edukasi ini, diharapkan pengurus OSIM MAN 4 Tanah Datar mampu menjadi pemimpin yang tangguh, inovatif, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya Minangkabau. (RP)
Humas-Kominfo Manfour

